Pilih Mana, WordPress atau Blogspot? Ini Jawaban Jujur untuk Pemula
Pilih mana, WordPress atau blogspot?
Pertanyaan klasik ini hampir selalu muncul di kepala orang yang baru mau terjun ke dunia blogging.
Mau bikin blog pribadi, blog bisnis, atau blog yang serius buat cari cuan, pilihan platform itu krusial. Salah pilih, bisa bikin semangat ngeblog turun di tengah jalan.
Tenang. Di artikel ini saya akan membahasnya dengan gaya santai, jujur, dan berdasarkan pengalaman nyata sebagai blogger.
Kita bakal kupas tuntas mulai dari pengertian, kelebihan, kekurangan, sampai akhirnya: buat pemula, pilih mana yang paling worth it?Apa Itu WordPress dan Blogspot?
Apa itu WordPress?
WordPress adalah platform Content Management System (CMS) paling populer di dunia. Saat ini, lebih dari 40% website di internet menggunakan WordPress.
Ada dua jenis WordPress yang sering bikin bingung:
- WordPress.com → versi hosted, tinggal pakai
- WordPress.org → versi self-hosted, lebih fleksibel dan profesional
Dalam konteks blogging serius, biasanya yang dimaksud adalah WordPress self-hosted (WordPress.org), karena kontrolnya penuh.
Dengan WordPress, kamu butuh:
- Hosting
- Domain
- Sedikit belajar teknis (tapi masih ramah pemula)
Apa itu Blogspot?
Blogspot atau Blogger adalah platform blogging milik Google.
Keunggulan utamanya:
- Gratis selamanya
- Tidak perlu hosting
- Cukup punya akun Google
Kamu tinggal daftar, pilih template, dan langsung bisa nulis.
Simpel, cepat, dan minim ribet.
Perbedaan Mendasar WordPress dan Blogspot
Sebelum masuk ke kelebihan dan kekurangan, ini gambaran besarnya.
- WordPress = kontrol penuh + fleksibel
- Blogspot = praktis + gratis
Kalau dianalogikan:
- WordPress itu seperti rumah sendiri
- Blogspot itu seperti kontrakan gratis
Keduanya sama-sama bisa ditinggali, tapi rasa kepemilikannya beda.
Kelebihan WordPress
Mari kita mulai dari WordPress, platform favorit para blogger profesional.
1. Kontrol Penuh atas Website
Di WordPress, kamu adalah pemilik penuh blogmu.
Mulai dari:
- Struktur website
- Desain
- Plugin
- SEO
- Monetisasi
Semua bisa kamu atur tanpa batas.
Ini alasan utama kenapa banyak blogger serius memilih WordPress.
2. SEO Lebih Powerful
Kalau bicara SEO, WordPress juaranya.
Dengan bantuan plugin seperti:
- Yoast SEO
- Rank Math
- All in One SEO
Kamu bisa:
- Mengatur meta title & description
- Optimasi schema
- Internal linking lebih rapi
- Kecepatan website lebih optimal
Untuk jangka panjang, ini pengaruh besar ke ranking Google.
3. Ribuan Tema dan Plugin
Mau blog simpel, majalah, toko online, sampai website perusahaan?
WordPress bisa semuanya.
Tema:
- Gratis
- Premium
- Custom
Plugin:
- Keamanan
- Cache
- Backup
- Monetisasi
- Email marketing
Tinggal klik, install, dan aktifkan.
4. Cocok untuk Monetisasi Serius
Kalau target kamu:
- Google AdSense
- Affiliate marketing
- Jual produk sendiri
- Kerja sama brand
WordPress jauh lebih fleksibel dan profesional.
Banyak advertiser juga lebih percaya blog berbasis WordPress.
Kekurangan WordPress
Tentu saja, WordPress bukan tanpa minus.
1. Tidak Sepenuhnya Gratis
Ini poin paling terasa untuk pemula.
Biaya yang perlu disiapkan:
- Hosting (mulai 20–30 ribu/bulan)
- Domain (.com, .id, dll)
Walaupun murah, tetap saja ini biaya rutin.
2. Ada Kurva Belajar
Buat yang benar-benar awam, WordPress bisa terasa sedikit rumit di awal.
Istilah seperti:
- Hosting
- cPanel
- Plugin
- Cache
Butuh waktu buat adaptasi.
Tapi kabar baiknya, tutorial WordPress di internet sangat melimpah.
3. Perlu Maintenance
Website WordPress perlu:
- Update tema
- Update plugin
- Backup rutin
- Keamanan
Kalau diabaikan, bisa berisiko error atau kena hack.
Kelebihan Blogspot
Sekarang kita bahas Blogspot, platform legendaris yang masih bertahan sampai sekarang.
1. Gratis Selamanya
Ini keunggulan paling besar.
Tidak perlu:
- Hosting
- Bayar domain (kecuali mau custom domain)
- Biaya bulanan
Cocok buat yang mau mulai tanpa modal.
2. Sangat Mudah Digunakan
Blogspot itu ramah pemula banget.
Antarmukanya simpel:
- Tinggal nulis
- Publish
- Selesai
Tidak banyak setting teknis yang bikin pusing.
3. Hosting Stabil dari Google
Karena milik Google, soal:
- Kecepatan
- Uptime
- Server
Jarang bermasalah.
Kamu juga tidak perlu mikir soal bandwidth atau storage.
4. Mudah Diterima Google AdSense
Fakta yang sering dialami blogger: Blogspot relatif lebih cepat diterima AdSense, terutama untuk pemula.
Asalkan kontennya original dan konsisten.
Kekurangan Blogspot
Di balik kesederhanaannya, ada beberapa keterbatasan.
1. Kontrol Terbatas
Blogspot bukan sepenuhnya milik kamu.
Google bisa:
- Mengubah kebijakan
- Menutup blog jika melanggar (bahkan tanpa peringatan panjang)
Dan kamu tidak punya banyak opsi kustomisasi lanjutan.
2. Fitur SEO Terbatas
Memang bisa SEO, tapi tidak sefleksibel WordPress.
- Tidak ada plugin SEO canggih
- Struktur URL agak terbatas
- Optimasi teknis lebih manual
Untuk blog besar, ini bisa jadi hambatan.
3. Desain Kurang Fleksibel
Template Blogspot:
- Pilihan terbatas
- Sulit custom tanpa coding
Kalau ingin tampilan profesional, biasanya perlu utak-atik HTML dan CSS.
4. Kurang Ideal untuk Jangka Panjang
Kalau blog berkembang besar:
- Trafik tinggi
- Banyak halaman
- Monetisasi kompleks
Blogspot mulai terasa “sempit”.
Pilih Mana, WordPress atau Blogspot untuk Pemula?
Nah, ini bagian paling penting.
Jawabannya sebenarnya tergantung tujuan kamu.
Pilih Blogspot Kalau:
- Baru belajar ngeblog
- Tidak punya modal sama sekali
- Ingin fokus nulis tanpa ribet teknis
- Sekadar hobi atau eksperimen
Blogspot itu tempat latihan yang aman.
Pilih WordPress Kalau:
- Niat serius dari awal
- Ingin blog berkembang jangka panjang
- Target monetisasi dan brand
- Siap belajar sedikit teknis
WordPress itu investasi jangka panjang.
Saran Jujur dari Blogger Berpengalaman
Kalau kamu benar-benar pemula dan masih ragu:
Mulai dari Blogspot tidak salah.
Tapi kalau kamu sudah punya niat:
“Saya mau serius ngeblog dan menghasilkan”
Langsung WordPress juga tidak berlebihan.
Banyak blogger besar berharap mereka pindah ke WordPress lebih awal.
Kesimpulan: Pilih Mana, WordPress atau Blogspot?
Jadi, pilih mana, WordPress atau blogspot?
- Blogspot unggul di kemudahan dan gratis
- WordPress unggul di fleksibilitas dan potensi jangka panjang
Tidak ada yang benar atau salah.
Yang salah itu adalah:
Tidak mulai sama sekali.
Platform hanyalah alat.
Konsistensi dan kualitas konten tetap nomor satu.CTA
Kalau kamu masih bingung, mulai saja dulu.
Bikin satu artikel.
Publikasikan.
Rasakan prosesnya.
Dari situ, kamu akan tahu sendiri platform mana yang paling cocok buat kamu.
Selamat ngeblog dan semoga blogmu berkembang 🚀
